Pembakaran: Tampilan kasar. Jenis tampilan ini terutama digunakan di dalam ruangan, seperti lantai atau sebagai permukaan dekoratif pada bangunan komersial, dan biaya tenaga kerjanya relatif tinggi. Setelah dipanaskan pada suhu tinggi, permukaan yang terbakar terbentuk akibat pendinginan cepat. Permukaan yang terbakar umumnya berupa granit.
Retak: Tampilannya kasar, namun tidak sekasar permukaan yang dibakar. Perlakuan permukaan ini biasanya dilakukan dengan pemotongan manual atau pahatan di tambang untuk menampilkan permukaan batu yang retak secara alami. Perlakuan tampilan ini terutama digunakan pada batu tulis.
Penggulungan: Tampilannya licin atau sedikit kasar, dan sudut-sudutnya dilicinkan serta dibuat pecah-pecah. Terdapat beberapa cara untuk mencapai efek penggulungan. Batu bata berukuran 20 mm dapat digulung dalam mesin, sementara batu bata berukuran 3 cm juga dapat digulung terlebih dahulu lalu dipotong menjadi dua bagian. Marmer dan batu kapur merupakan bahan yang paling disukai untuk perlakuan penggulungan.
Penggosokan: Tampilannya tampak usang. Proses perlakuannya adalah dengan menggosok permukaan batu, sehingga meniru efek abrasi alami pada batu.





