Ubin Lantai Marmer Putih Volakas
Koleksi Ubin Marmer Putih Volakas Menghadirkan warna alami, keindahan, dan nuansa hangat ke dalam rumah Anda dengan seri marmer Volakas. Marmer asli Yunani ini telah digunakan selama ribuan tahun untuk pembuatan patung dan dijamin akan memberikan gaya yang khas pada setiap ruangan.
Rahasia terbaik dari marmer Volakas adalah keindahan yang tidak biasa yang selalu memukau siapa pun yang melihatnya. Asli dari Yunani, batu alam berwarna putih ini dihargai karena keseragamannya serta urat-urat berwarna abu-abu yang menyebar di atas latar belakang putih, menciptakan jenis marmer yang unik dan abadi.
| Lempengan Marmer Putih Volakas Berkualitas Baik | ||
|
Bahan |
Marmer Putih Ajax Volakas | |
| Permukaan akhir | Dipoles, Diasah, dll. | |
| Lempengan |
Ukuran |
1800 (atas) x 600 (atas) mm
1800 (atas) x 700 (atas) mm
2400 (ke atas) x 1200 (ke atas) mm
2800 (atas) x 1500 (atas) mm
… |
| Thk | 18mm, 20mm, dll. | |
| Ubin | Ukuran |
300x300mm
600x300mm
600x600mm
… |
| Thk | 18mm, 20mm, dll. | |
| Meja |
Ukuran |
Kustomisasi berdasarkan gambar/persyaratan |
| Thk | 18mm, 20mm, dll. | |
| Vanity Tops | Ukuran | Kustomisasi berdasarkan gambar/persyaratan |
| Thk | 18mm, 20mm, dll. | |





Apa perbedaan antara marmer yang dipoles dan marmer yang diasah?
Marmer yang dipoles memiliki tampilan yang mengkilap dan berkilau. Marmer ini sangat halus dan lapisannya berfungsi sebagai pelindung. Marmer yang diasah adalah hasil akhir yang lebih datar, kurang reflektif. Orang sering memilih marmer yang diasah karena lebih kecil kemungkinannya untuk tergores atau tergores. Goresan pada permukaan matte biasanya tidak akan terlalu terlihat dibandingkan dengan hasil akhir yang mengkilap. Namun, marmer yang diasah akan lebih rentan terhadap noda karena pori-pori batu lebih dekat ke permukaan. Kedua pilihan ini cocok untuk sebagian besar aplikasi, termasuk penggunaan di dapur dan kamar mandi.
Mengapa marmer bisa menguning?
Marmer putih dapat berubah menjadi kuning atau cokelat ketika batu tersebut terpapar air secara langsung dalam jangka waktu yang lama, atau jika batu tersebut terkena bahan kimia keras, termasuk pemutih dan asam yang terdapat dalam beberapa makanan serta pembersih rumah tangga. Perubahan warna menjadi kuning biasanya terjadi karena zat besi dalam batu tersebut mengalami oksidasi. Jika lapisan pelindung pada marmer telah melemah atau aus, air dan bahan kimia lainnya dapat menembus permukaan batu dan meresap ke dalam pori-pori, sehingga menyebabkan perubahan warna.
Perubahan warna menjadi kuning juga dapat disebabkan oleh pembersihan marmer yang tidak tepat. Beberapa produk pembersih, pengilap, dan lilin yang tidak dirancang khusus untuk marmer dapat meninggalkan lapisan yang menumpuk dan membuat batu tersebut berubah menjadi kuning.
Dalam kebanyakan kasus, batu tersebut masih dapat diperbaiki. Disarankan agar Anda menghubungi ahli untuk melakukan perbaikan tersebut.









